Apa Adanya tanpa Ada Apanya Juni 19, 2006
Posted by nggedabrus sontoloyo in Umum.trackback
Bukannya apa.
Saya ini kan pemerhati blog. Jadi ya lebih suka baca yang ada RSSnya ketimbang surat kabar cetak kuno yang mulai antik. Nah, saya mengamati beberapa sepak terjang pola-pola ngeblog yang asyik.
Misalnya Kere Kemplu, Pecas Ndahe, Gayeng Ramutu, Kabar Burung, Bajigur, dan Ndobos.
Njawani, lucu, lugu, dan jujur. Khas orang ndeso yang tidak faham metropolos[sic], tapi ngeh sama Technorati dan Feedburner.
Ngawur, tapi “kena”. Seperti coretan kuas Affandi di “Sabung Ayam”.
Hm.. kok malah mbulet suket ![]()
Gini aja, jadi intinya blog ini ingin jadi kroni blog-blog tadi.
Bukannya apa.
Bukan ingin menyaingi apalagi menghakimi. Selain nggedabrus, masalahnya saya juga nge-fans ke sesuatu yang bersifat gendeng sesaat (sesaat kemudian, gendeng permanen).
Nanging, dus, tapi, jangan berharap banyak.
Saya nggedabrus sekenanya. Ngisinyapun hanya berkala. Kala sedih, kala senang, kala stress, dan tentu saja kala gendeng.
Isi tulisan jelas tidak layak cetak:
Tidak punya newspeg, tak pernah crosscheck, dan ecek-ecek. Inilah nggedabrus. Asal ngomong sekenanya semua gombal mukiyo yang maknjegagik mampir di gumpalan daging diantara dua telinga.
“Apa adanya” tanpa harus rekayasa “ada apanya”.
Wilih. Isin aku.
Lha blog njenengan iki sing asyik kok.
Tambahan: Ndeso??? Lho saya ini anak kota kok. Aku wis tau mangan soklat!!
judulnya asik bgt ….. pilosopisss
ford columbus ohio
Seneng seneng karena hidup yg di cari adlah seneng.aku seneng,kamu seneng,kami seneng,kitapun seneng.
Ya wes,seneng2 ae.